Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi

Penyakit jantung bawaan pada bayi bisa muncul satu dari setiap seratus kelahiran. Kelainan ini terjadi karena abnormalitas pertumbuhan struktur jantung janin sejak dalam masa kandungan. Penyakit ini dapat menimbulkan gangguan pada kapabilitas jantung bayi yang bila tidak diberikan tatalaksana dapat menimbulkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan hingga komplikasi yang berujung kefatalan.

Penyebab Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi Baru Lahir

Pada umumnya perkembangan penyakit jantung bawaan (PJB) terjadi pada awal pertumbuhan dan perkembangan jantung janin (trimester I kehamilan). Penyebab pastinya belum diketahui secara mutlak, akan tetapi ada bermacam faktor risiko yang dapat memicu terjadinya kelainan jantung kongenital ini, antara lain:
1. Infeksi Rubella
Ibu yang terkena infeksi rubella dalam masa kehamilan akan meningkatkan risiko kejadian PJB. Sangat penting untuk melakukan pemeriksaan dan konsultasi kehamilan ke dokter atau tenaga kesehatan sebelum masuk masa hamil. Pemberian vaksinasi rubella dan pengobatan (bagi calon ibu hamil yang mengidap penyakit rubella) juga dapat dilakukan sebelum hamil.

2. Obat-obatan
Konsumsi obat-obatan khusus selama masa kehamilan (terutama trimester pertama) juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kecacatan jantung. Beberapa obat yang dianggap berpengaruh antara lain obat hipertensi golongan ACE inhibitor, obat kolesterol golongan statin, dan obat jerawat yang memiliki kandungan isotretinoin. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter setiap obat-obatan yang akan dikonsumsi.

3. Penyakit Diabetes Mellitus
Calon ibu hamil yang menderita diabetes sebaiknya mengendalikan gula darah sebelum memasuki masa kehamilan. Gula darah yang tidak terkontrol selama masa kehamilan memiliki pengaruh terhadap peningkatan risiko kejadian PJB.

4. Konsumsi alkohol dan kebiasaan merokok
Sebelum dan semasa kehamilan sebaiknya tidak konsumsi alkohol dan tidak merokok (termasuk perokok pasif). Banyak penelitian yang menunjukkan hasil peningkatan risiko terjadinya PJB karena dua faktor ini.

Baca ulasan tentang rokok di bawah ini:
👉Bahaya dan dampak merokok pada saat hamil
👍 Alasan mengapa asap rokok berbahaya

apakah-penyakit-jantung-bawaan-pada-bayi-bisa-sembuh

5. Keturunan
Ini disebut juga dengan faktor genetik. Faktor keturunan dapat menjadi pemicu menderita PJB selain karena faktor-faktor yang disebutkan di atas.

Ciri Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi

Gejala penyakit jantung bawaan pada bayi dapat dikenali dari suara jantung yang tidak normal pada auskultasi atau yang biasa disebut dengan bunyi bising jantung. Untuk orang awam, kenali gejala di bawah ini agar bersikap waspada dan dikonsultasikan lebih lanjut kepada dokter. Beberapa tanda penyakit jantung bawaan pada bayi tersebut antara lain:

  • Bayi mengalami sesak nafas atau bernafas dengan cepat.
  • Kulit pada bibir, lidah, dan kuku berubah menjadi kebiruan (sianosis) terutama saat menangis atau beraktivitas.
  • Bayi mengeluarkan keringat secara berlebihan, khususnya ketika makan.
  • Nafsu makan bayi berkurang.
  • Terjadi penurunan berat badan atau berat badan sulit naik (untuk mengetahui berat badan normal bayi silahkan baca pada tautan di bawah ini)
  • Melemahnya denyut nadi.


Pencegahan Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi

ciri-penyakit-jantung-bawaan-pada-bayi
Bagaimana konsep cara mencegah penyakit jantung bawaan? Upaya pencegahan kejadian kelainan jantung kongenital ini harus dilakukan mulai dari sebelum kehamilan. Asuhan perawatan prenatal dapat direkomendasikan sebagai upaya cara pencegahan penyakit jantung bawaan pada bayi baru lahir. Beberapa langkah perawatan prenatal tersebut, antara lain:

  • Menjalani serangkaian pemeriksaan darah sebelum memasuki masa kehamilan. Pemeriksaan seperti TORCH dapat dilakukan sebagai landasan dokter untuk melakukan langkah-langkah terbaik pencegahan PJB bayi.
  • Tidak merokok dan menghindari menjadi perokok pasif.
  • Calon ibu hamil menjauhkan diri dari obat-obatan terlarang dan minuman beralkohol.
  • Mengendalikam kadar gula dalam darah pada calon ibu hamil yang menderita penyakit diabetes mellitus.
  • Ibu hamil yang berusia lebih dari 35 tahun harus selalu rutin melakukan kontrol pemeriksaan prenatal ke dokter.


Apakah Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi Bisa Sembuh

Seringkali pertanyaan seperti Seberapa parah penyakit anak saya, Dok? Apakah penyakit jantung bawaan pada bayi bisa sembuh, Dok? diajukan oleh ibu yang memiliki anak dengan PJB. Sebenarnya keberhasilan kesembuhan PJB pada bayi dipengaruhi banyak faktor.

Beberapa faktor diantaranya adalah jenis PJB, ketepatan terapi, kedisiplinan dalam evaluasi, dan kondisi kesehatan sang bayi. Namun, pada umumnya bayi dengan PJB yang mendapatkan pengobatan memiliki kemungkinan terkena komplikasi seperti:
Gangguan pertumbuhan, infeksi saluran nafas dan jantung, aritmia, gagal jantung, hingga pembekuan darah.

Bila Anda menemukan ciri-ciri gejala penyakit jantung bawaan pada bayi Anda atau kerabat Anda maka jangan tunda untuk mendapatkan pertolongan medis. Mengapa? Oleh karena semakin cepat suatu PJB diketahui maka semakin matang persiapan dan pengkajian yang dilakukan sehingga pemberian terapi baik obat-obatan ataupun prosedur operatif semakin tepat.

Sumber:
Makalah penyakit jantung bawaan pada bayi pdf

Belum ada Komentar untuk "Penyakit Jantung Bawaan Pada Bayi"

Posting Komentar

Klik tulisan subscribe berwarna merah ini: SUBSCRIBE
terlebih dahulu sebelum membuat komentar.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel