Aritmia Jantung (Gangguan Irama)

Apa yang dimaksud dengan aritmia jantung ? Istilah aritmia jantung adalah mengacu pada setiap perubahan pada urutan atau fungsi kerja normal impuls listrik jantung. Impuls listrik bisa menjadi terlalu lambat, cepat, atau bahkan tidak menentu. Kondisi ini mengakibatkan jantung berdenyut terlalu cepat, lambat, atau tidak menentu seperti halnya impuls listrik.

Baca juga:
👉 Anatomi sirkulasi dan perdarahan organ jantung

Aritmia Jantung Adalah Hal Yang Normal?

Jantung yang memiliki detakan normal akan efektif dalam memompa darah. Jantung yang mengalami aritmia dapat tidak menimbulkan gejala dan ancaman kehidupan bagi seseorrang. Namun, bila aritmia menimbulkan keadaan tidak normal (misalnya pompa menjadi tidak adekuat) maka darah tidak akan dialirkan secara efektif sehingga menyebabkan organ-organ yang membutuhkan asupan oksigen dan nutrisi dari darah seperti otak, ginjal, paru-paru, dan lain-lain mengalami kerusakan atau bahkan kematian sel.

Jumlah Denyut Jantung Normal
Dalam satu hari rata-rata jantung berdenyut sebanyak 100.000 kali dan memompa sekitar 2.000 galon darah ke seluruh tubuh. Pada saat usia memasuki 70 tahun, rata-rata jantung manusia telah berdetak lebih dari 2,5 miliar kali.

Baca juga artikel terkait:
👉 Mitos tentang denyut jantung

Beberapa jenis aritmia jantung adalah dapat berlangsung sangat singkat (misalnya, jeda sementara atau hanya berupa denyut prematur) sehingga detak jantung atau irama secara keseluruhan tidak menimbulkan pengaruh. Namun, bilamana aritmia berlangsung lebih lama maka bisa mengakibatkan denyut jantung atau irama menjadi tidak menentu sehingga membuat pompa jantung menjadi tidak efektif.

  • Detak jantung yang terlalu cepat pada orang dewasa (lebih dari 100 kali per menit) dikenal dengan istilah takikardia.
  • Detak jantung yang terlalu lambat (kurang dari 60 kali tiap menit) dikenal dengan bradikardia.

Penyebab Aritmia Jantung

Normalnya jantung memiliki alat pacu alami yang berada pada simpul sinus (dikenal dengan sinoatrial SA node). Sebenarnya hampir semua jaringan pada organ jantung dapat memulai impuls listrik, akan tetapi simpul SA node inilah yang paling utama.

Kapan aritmia timbul? Aritmia akan muncul bilamana:
  • SA node memunculkan irama yang bersifat abnormal.
  • Terjadinya interupsi atau gangguan pada jaras konduksi listrik normal jantung.
  • Pacu jantung selain SA node mengambil alih pacu jantung utama dan alami yaitu SA node.


Ketiga kondisi di atas biasanya disebabkan oleh keadaan-keadaan di bawah ini:
  • Hipovolemia
  • Hipoksia
  • Hidrogen ion (asidosis)
  • Hipo atau hiperkalemia
  • Hipotermia
  • Tension pneumothoraks
  • Tamponade jantung
  • Toksin
  • Trombosis pulmoner
  • Trombosis koroner
Untuk itu diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dalam rangka menegakkan penyebab penyakit aritmia jantung nya.

Jenis Aritmia Jantung

Beberapa jenis dan tipe aritmia pada jantung adalah sebagai berikut:
1. Atrial fibrilasi
Suatu kondisi dimana bagian atrium jantung berkontraksi secara tidak teratur. Video irama EKG atrial fibrilasi.


2. Bradikardi
Suatu keadaan dimana jantung berdenyut secara perlahan yaitu di bawah 60 kali per menit. Bradikardi yang berbahaya adalah bradikardi yang menimbulkan gejala. Video irama EKG bradikardi jantung.


3. Conduction Disorders
Merupakan suatu kondisi dimana jantung tidak berdenyut secara normal.

4. Premature contraction
Suatu keadaan dimana terjadi kontraksi jantung yang bersifat prematur.

5. Takikardi
Suatu keadaan dimana jantung berdenyut secara cepat dan berlebihan yaitu lebih dari 100 atau 120 kali dalam satu menit.

6. Ventrikel fibrilasi
Suatu keadaan dimana terjadi kontraksi yang tidak terorganisir pada bagian ventrikel jantung. Video irama EKG ventrikel fibrilasi jantung.


7. Gangguan irama lainnya pada orang dewasa dan anak-anak.

Sumber:
Makalah aritmia jantung pdf
Bahan kuliah aritmia jantung ppt

Belum ada Komentar untuk "Aritmia Jantung (Gangguan Irama)"

Posting Komentar

Klik tulisan subscribe berwarna merah ini: SUBSCRIBE
terlebih dahulu sebelum membuat komentar.

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel