5 Cara Menurunkan Hipertensi Pada Ibu Hamil Secara Alami

Menurut American Pregnancy Association, tekanan darah tinggi dialami oleh sekitar 6 hingga 8% wanita hamil. Jika tekanan darah seseorang melebihi 140 mm Hg sistolik (angka atas) atau 90 mm Hg diastolik (angka rendah) maka orang tersebut dikatakan menderita penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi. Beberapa faktor risiko terjadinya hipertensi pada wanita hamil yaitu kelebihan berat badan (hingga obesitas), memiliki riwayat hipertensi sebelum masa kehamilan, hamil kembar, mempunyai riwayat penyakit kronis, dan / atau pola makan yang buruk (konsumsi makan makanan yang mengandung garam dan lemak yang tinggi). Oleh karena keadaan ini dapat mengakibatkan berbagai macam komplikasi (antara lain: kelahiran prematur, bayi berat badan rendah, gangguan ginjal, dan preeklamsia) seorang ibu hamil harus waspada dan mengambil tindakan segera selama kehamilannya.

Cara Menurunkan Hipertensi Pada Ibu Hamil Secara Alami
ilustrasi ibu hamil sedang mengatur teknik nafas

Pada artikel ini kami akan mencoba memberikan masukan kepada para pembaca khususnya para ibu hamil tentang cara mengurangi tekanan darah tinggi pada ibu hamil. Kami menyajikan dalam dua bagian terpisah. Bagian pertama yaitu cara menurunkan hipertensi pada ibu hamil dengan perubahan pola dan gaya hidup. Bagian kedua yaitu cara menurunkan hipertensi bagi ibu hamil dengan pengaturan pola makan.

(Bila ingin membaca bagian kedua silahkan klik dan baca di sini)

Yuk di simak!

Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Pada Ibu Hamil dengan Perubahan Gaya Hidup

Budayakan Olahraga dan Aktivitas Fisik
Wanita yang tidak aktif berolahraga lebih berisiko terkena hipertensi dibandingkan dengan mereka yang rutin berolahraga. Konsultasikan dengan dokter keluarga Anda tentang pola latihan apabila Anda telah hamil atau memiliki rencana untuk hamil.

  • Biasakan untuk berolahraga (berjalan, berenang, atau lainnya) sedikitnya 30 menit dalam satu hari dan dilakukan tiap hari sepanjang minggu.
  • Bilamana Anda seorang yang pemula, olahraga dapat dilakukan dengan intensitas yang lebih rendah lalu perlahan-lahan intensitasnya meningkat.
  • Selalu konsultasikan masalah program latihan dan keamanannya kepada dokter keluarga Anda.

Monitor Berat Badan
Kelebihan berat badan adalah faktor risiko terjadinya hipertensi sehingga hal ini patut menjadi perhatian terutama saat sedang dalam masa kehamilan. Seorang wanita yang hamil harus fokus ntuk menjaga berat badannya dalam batas yang sehat dan sesuai masa kehamilan. Pengaturan diet makanan dan disiplin dalam berolahraga merupakan salah satu cara dalam pengontrolan berat badan.

  • Penyakit preeklampsi seringkali dihubungkan dengan hipertensi dan peningkatan berat badan, oleh karena itu hindari untuk peningkatan berat yang terlalu berlebihan. Preeklampsia dapat menyebabkan masalah ginjal dan hati bagi ibu dan komplikasi untuk bayi. Komplikasi lanjutannya dapat terjadi kejang.
  • Kelebihan berat badan juga meningkatkan risiko kondisi kesehatan lainnya selama kehamilan, seperti mudah sakit punggung, mudah kelelahan, sering kram terutama pada kaki, wasir, diabetes dalam kehamilan, nyeri ulu hati, dan sakit sendi.

Mengurangi stres.
Perasaan tertekan dapat memicu tekanan darah tinggi baik saat hamil ataupun tidak. Selalu mencoba untuk menghilangkan faktor pemicu timbulnya stress terutama saat sedang hamil.

  • Jangan terlalu banyak kerja saat hamil. Jika seorang ibu hamil bekerja lebih dari 41 jam per minggu, hal ini dapat menaikkan risiko terjadinya tekanan darah tinggi.
  • Cobalah teknik relaksasi seperti meditasi, visualisasi, dan yoga. Ini dapat membawa ketenangan bagi tubuh dan pikiran dan membantu mengurangi tingkat stres.

Cara Selanjutnya Untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Bagi Ibu Hamil

Coba Teknik Pengaturan Nafas.
Teknik pernapasan, seperti pernapasan diafragma, dapat membantu menenangkan tubuh dan pikiran Anda serta menghilangkan stres. Selain itu, dengan melibatkan otot diafragma, sang ibu hamil dapat mengurangi teknan ke otot-otot leher dan dada.

  • Lakukan hal ini dengan berbaring dengan nyaman dan bersandar pada punggung atau duduk di kursi. Jika berbaring, taruh bantal di bawah lutut agar mereka tetap bengkok dalam posisi relaksasi.
  • Rasakan otot diafragma bergerak dengan meletakkan tangan di dada tepatnya di tulang rusuk bagian bawah.
  • Tarik nafas secara perlahan-lahan melalui hidung hingga merasa bagian dada naik.
  • Keluarkan nafas secara perlahan melalui mulut dengan menghitung satu sampai lima sambil mengencangkan otot perut.
  • Ulangi dan pertahankan pernapasan Anda secara teratur dan lambat.

Banyak teknik pernafasan lain yang dapat membantu ibu hamil untuk mendapatkan relaksasi fisik dan pikiran. Hal ini dapat dikonsultasikan dengan dokter keluarga.

Mendengarkan hal-hal yang menenangkan (bacaan Quran, sound therapy, atau musik).
Penelitian telah menunjukkan bahwa mendengarkan jenis musik yang tepat sambil bernafas perlahan selama setidaknya 30 menit sehari dapat menurunkan tekanan darah.

Hindari mendengarkan hal-hal yang mengejutkan, membuat pekak telinga, dan yang membuat tubuh beraktivitas terlalu kuat.

Nah itu tadi artikel yang kami susun khusus untuk ibu hamil Mungkin banyak juga membaca tentang cara cepat menurunkan tekanan darah tinggi pada ibu saat hamil, tetapi tetap harus berhati-hati karena perubahan yang secara cepat terjadi pada ibu hamil tentunya akan berdampak pada ibu dan bayi, tidak seperti wanita yang tidak hamil.

sumber:
www.wikihow.com
www.nhlbi.nih.gov
www.americanpregnancy.org
www.mayoclinic.org
www.nhs.uk
www.clevelandclinic.org

0 Response to "5 Cara Menurunkan Hipertensi Pada Ibu Hamil Secara Alami"

Posting Komentar

Silahkan komentar, tanggapan, saran, dan kritiknya!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel