Penyebab Terjadinya Penyakit Serangan Jantung

Artikel kali ini masih seputar serangan jantung. Pada kali ini kita akan membahas tentang apa saja penyebab penyakit serangan jantung. Bila kita tahu penyebab nya maka pengobatan penyakit serangan jantung tentu akan lebih tepat. Yuk, kita baca artikel ini sampai tuntas.

(Bilamana Anda ingin mengetahui segala hal tentang serangan jantung silahkan klik dan baca di SINI).

penyebab dan gejala penyakit serangan jantung
ilustrasi serangan jantung

Penyakit Serangan Jantung dan Penyebabnya

Seperti telah di bahas pada artikel kemarin bahwa serangan jantung timbul karena adanya gangguan pada pasokan darah ke otot jantung. Jantung memerlukan suplai darah yang mengandung oksigen dan nutrisi dalam jumlah yang tetap seperti kebanyakan organ tubuh lainnya. Bilamana ini tidak terpenuhi maka otot-otot jantung akan mulai rusak hingga dapat berakhir pada kematian sel-sel otot. Kerusakan dan kematian otot jantung dalam skala yang luas akan menyebabkan jantung berhenti mendadak.

Keadaan yang utama yang sering menyebabkan serangan jantung ialah penyakit jantung koroner. Ini merupakan sebuah kondisi dimana pembuluh darah koroner tersumbat oleh timbunan plak kolesterol. Plak kolesterol yang rapuh dan retak juga akan menyebabkan penggumpalan darah di sepanjang pembuluh darah.

Adakah penyebab lain selain penyakit jantung koroner? Ya ada! yuk kita simak di bawah ini.

Kondisi dan Penyakit yang Menyebabkan Serangan Jantung

Selain penyakit jantung koroner, berikut adalah penyebab lain untuk serangan jantung:

Penyalahgunaan obat-obatan
Obat-obatan yang bersifat stimulan saraf seperti amphetamine (sabu), methamphetamine (dikenal juga dengan kristal Meth), dan kokain dapat mengakibatkan penyempitan pada pembuluh darah koroner, mengganggu suplai darah, dan mencetuskan terjadinya serangan jantung. Serangan jantung yang mengakibatkan henti jantung pada pemakai kokain merupakan penyebab utama kematian usia muda.

Aneurisma
Aneurisma adalah kondisi dimana terdapat kelemahan pada lapisan dinding pembuluh darah. Dinding pembuluh darah yang rapuh tidak akan sanggup menahan tekanan darah terutama tekanan darah tinggi dalam jangka waktu yang lama. Nah, seperti pada plak kolesterol, keretakan dinding pembuluh darah juga akan mengganggu bahkan menyumbat aliran darah. Penyumbatan pada pembuluh darah koroner akan mencetuskan terjadinya serangan jantung.

Hipoksia
Hipoksia adalah suatu kondisi kekurangan oksigen di dalam darah. Kadar oksigen yang menurun bisa dikarenakan fungsi paru-paru yang mulai rusak. Atau bahkan tidak jarang karena keracunan karbonmonoksida pada beberapa kasus. Darah yang tidak memiliki oksigen yang cukup tidak akan mampu mencukupi kebutuhan oksigen dari sel-sel tubuh khususnya sel otot jantung. Kerusakan hingga kematian sel otot jantung akan menimbulkan serangan jantung.

Faktor Risiko dan Penyebab dari Terkena Penyakit Serangan Jantung

Adanya berbagai macam faktor risiko yang memiliki peran dalam menyebabkan terjadinya penimbunan dan penumpukan lemak yang dapat mengganggu pembuluh darah. Beberapa faktor di bawah ini merupakan faktor yang dapat diubah (faktor yang dapat dikontrol atau dihindari), yaitu:

Riwayat kesehatan keluarga
Waspadalah tentang kesehatan jantung Anda bilamana Anda memiliki anggota keluarga dekat, terutama orang tua dan saudara kandung yang mempunyai riwayat penyakit jantung. Kenapa? Ya, oleh karena risiko Anda menderita penyakit jantung dua kali lipat lebih tinggi dari orang normal (tidak memiliki penyakit jantung dalam keluarga dekat).

Merokok
Telah kita ketahui bersama bahwa rokok mengandung karbonmonoksida dan nikotin. Kedua zat ini dapat meningkatkan pressure pada jantung sehingga jantung bekerja lebih cepat. Selain itu, rokok juga dapat mengakibatkan penggumpalan pada darah oleh karena bahan kimia dari rokok dapat merusak dinding pembuluh darah. Perokok aktif memiliki risiko 24% lebih tinggi terkena penyakit jantung dibandingkan orang normal yang tidak merokok.

Diabetes Mellitus
Diabetes mellitus adalah penyakit dengan kadar gula darah yang tinggi. Penyakit ini terdiri dari dua, yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2. Penyakit diabetes yang tidak dikontrol dengan obat oral atau injkesi insulin akan memiliki kadar glukosa (gula) dalam darah yang tinggi. Tingginya kadar gula ini akan menyebabkan kerusakan yang berjalan progresif pada lapisan dinding pembuluh darah. Kerusakan pembuluh darah koroner akan membuat seseorang rentan terkena penyakit jantung.

Berat badan berlebih hingga Obesitas
Kondisi berat badan yang berlebih memang bukan faktor risiko langsung yang menyebabkan penyakit serangan jantung. Kondisi ini lebih kepada memicu timbulnya faktor risiko lain. Obesitas akan mencetuskan hipertensi, kadar kolesterol tinggi di dalam darah, dan diabetes mellitus.

Jenis kelamin dan usia
Jenis kelamin laki-laki lebih cendrung terkena penyakit serangan jantung bila dibandingkan dengan perempuan. Semakin bertambah umur seseorang maka risiko mendapatkan penyakit jantung koroner juga akan meningkat. Makin bertambah usia seseorang, kemungkinan menderita penyakit jantung koroner juga meningkat. Pria lebih cenderung terserang penyakit jantung koroner dibandingkan wanita.

Minuman keras
Konsumsi minuman keras akan mengakibatkan peningkatan kadar kolesterol dan penyakit hipertensi. Dengan peningkatan ini tentunya akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Apalagi kebiasaan konsumsi minuman keras  dipadukan dengan gaya hidup tidak sehat seperti merokok, makan makanan tinggi lemak, dan jarang berolahraga.

Makanan
Makanan dengan kandungan tinggi lemak jenuh akan meningkatkan kadar kolesterol di dalam darah. Seperti kita ketahui bahwa kolesterol sangat berperan dalam meningkatkan risiko penyakit jantung koroner.

Olahraga
Gaya hidup yang pasif dan minimnya berolahraga akan mengakibatkan berat badan berlebih hingga obesitas. Obesitas akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit hipertensi dan serangan jantung.

Mempunyai masalah dengan penyakit autoimun.
Penyakit seperti artritis, lupus, dan penyakit autoimun lain bisa meningkatkan risiko mengalami serangan jantung.

Riwayat preeklamsia saat hamil.
Wanita yang mengalami preeklamsia atau tekanan darah tinggi saat hamil lebih berisiko mengalami serangan jantung.

Silahkan lanjut membaca : Diagnosis Penyakit Serangan Jantung

0 Response to "Penyebab Terjadinya Penyakit Serangan Jantung"

Posting Komentar

Silahkan komentar, tanggapan, saran, dan kritiknya!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel