Obat Serangan Jantung Dibawah Lidah : Cedocard. Kenali Yuk!

Artikel kali ini akan membahas tentang obat serangan jantung dibawah lidah yang sering diresepkan oleh dokter. Ada yang tahu? Obat tersebut adalah cedocard atau isosorbid dinitrate. Obat ini merupakan obat jantung yang digunakan untuk meredakan gejala yang muncul saat serangan jantung atau serangan angina terjadi. Selain itu, tak jarang obat ini dimanfaatkan untuk mengurangi sesak dan gejala-gejala lainnya pada pasien yang mengalami gagal jantung kongestif.

Cedocard Obat Serangan Jantung Dibawah Lidah
ISDN : Isosorbide Dinitrate

Mengenal Cedocard : Obat Serangan Jantung Dibawah Lidah

Isosorbid dinitrate atau disingkat dengan ISDN merupakan obat yang memiliki fungsi untuk melebarkan dinding pembuluh darah. Melalui mekanisme kerja, obat ini dapat memperlancar jalannya oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan oleh sel otot-otot jantung. Oleh karena itum obat ini akan sangat bermanfaat bilamana digunakan oleh penderita serangan jantung yang pembuluh darah koronernya mengalami penyempitan. ISDN ini juga mampu menurunkan tekanan darah sehingga mampu digunakan sebagai agen anti hipertensi.

Penggunaan obat serangan jantung dibawah lidah ISDN ini akan memberikan efek reaksi yang cukup cepat. Respon obat akan dapat dilihat dalam waktu dua menit. Respon terapi ini akan bertahan untuk waktu yang cukup lama, yaiut sekitar dua hingga tiga jam.

Indikasi Cedocard
Apa saja indikasi penggunaan cedocard ini? Di bawah ini adalah indikasi penggunaan cedocard sebagai obat serangan jantung bawah lidah, yaitu:
  • obat saat serangan angina pektoris,
  • obat pencegahan serangan angina pektoris pada penyakit koroner akut, dan
  • obat pada keadaan gagal jantung kongestif yang berat.


Kontraindikasi Cedocard
Penggunaan cedocard tidak dilakukan pada penderita penyakit jantung dengan kondisi sebagai berikut:
  • Kondisi anemia,
  • Kondisi hipotensi, dan atau
  • Kondisi syok kardiogenik.


Dosis Cedocard
Obat cedocard yang umumnya tersedia di apotik adalah dalam bantuk tablet dengan sediaan 5 mg, 10 mg, atau 20 mg. Adapun dosis yang sering dipakai antara lain:

  • sebagai terapi serangan angina akut, dosis yang dianjurkan yaitu 1 x 5 mg.
  • sebagai pencegahan serangan akut, dosis yang dianjurkan yaitu 5 sampai 10 mg dengan pemberian 3 hingga 4 kali dalam satu hari.
  • sebagai terapi serangan angina yang terjadi pada malam hari, dosis yang disarankan ialah 5 hingga 10 mg yang diberikan sesaat sebelum tidur
  • dosis pada pasien dengan gagal jantung yang disarankan yaitu 10 mg pada tahap awal kemudian bisa dinaikkan sesuai dengan gejala yang muncul. Dosis efektif biasanya sekitar 40 hingga 160 mg dalam satu hari. Pada kasus-kasus tertentu yang berat dapat mencapai 240 mg dalam satu hari.


Pada saat serangan akut terjadi, obat ini akan melebarkan pembuluh darah untuk meringankan nyeri dada yang muncul. Agar mendapatkan efek cepat dari obat ini sebaiknya obat tidak diminum bersama dengan air melainkan diletakkan di bawah lidah. Peletakan di bawah lidah ini diharapkan agar dapat dengan mudah diserap oleh pembuluh kapiler sehingga dapat cepat masuk ke vena-vena yang bermur ke jantung.

Efek Samping Cedocard
Obat ini biasanya ditoleransi dengan baik atau tidak memberikan efek samping yang cukup signifikan. Beberapa efek samping yang dilaporkan yaitu: sakit kepala, mual atau muntah, hipotensi postural, dll. Sakit kepala umumnya terjadi pada pasien yang mendapat dosis sehari melebihi 40 mg, dan sakit kepala berangsur-angsur reda saat dilakukan pengurangan dosis. Pada pengobatan jangka panjang, kepekaan pasien terhadap sakit kepala akan berkurang ataupun bahkan menghilang tanpa dilakukan pengurangan dosis.

Informasi Keamanan
Obat cedocard ini hendaknya dipergunakan secara hati – hati terhadap pasien penyakit jantung dengan penyakit penyerta glaukoma, kondisi hipertensi (jangan sampai menjadi hipotensi), serta wanita hamil dan menyusui.

0 Response to "Obat Serangan Jantung Dibawah Lidah : Cedocard. Kenali Yuk!"

Posting Komentar

Silahkan komentar, tanggapan, saran, dan kritiknya!

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel